Shahih Sunan Abu Daud Kitab JUAL BELI 49. Larangan Memonopoli

Posted by Unknown on Selasa, 14 Mei 2013



عَنْ مَعْمَرِ بْنِ أَبِي مَعْمَرٍ أَحَدِ بَنِي عَدِيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَحْتَكِرُ إِلَّا خَاطِئٌ

فَقُلْتُ لِسَعِيدٍ فَإِنَّكَ تَحْتَكِرُ قَالَ وَمَعْمَرٌ كَانَ يَحْتَكِرُ قَالَ أَبُو دَاوُد وَسَأَلْتُ أَحْمَدَ مَا الْحُكْرَةُ قَالَ مَا فِيهِ عَيْشُ النَّاسِ قَالَ أَبُو دَاوُد قَالَ الْأَوْزَاعِيُّ الْمُحْتَكِرُ مَنْ يَعْتَرِضُ السُّوقَ

3447. Dari Ma'mar bin Abu Ma'mar (salah satu anaknya Adi bin Ka'b) berkata: Rasulullah SAW bersabda, "Tidak memonopoli kecuali orang yang melakukan kesalahan." {Shahih)

Salah satu perawi hadits di atas berkata: Lalu aku berkata kepada Sa'id (gurunya), "Sesungguhnya kamu juga memonopoli." Sa'id berkata, "Ma'mar juga memonopoli."

Abu Daud berkata: Aku bertanya kepada Ahmad, Apa yang dimaksud dengan Monopoli?" Ahmad menjawab, "Sesuatu yang mengganggu kehidupan manusia."

Abu Daud berkata: "Menurut Al Auzai, orang yang memonopoli adalah orang yang mengganggu stabilitas pasar."

قَالَ أَبُو دَاوُد كَانَ سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيِّبِ يَحْتَكِرُ النَّوَى وَالْخَبَطَ وَالْبِزْرَ و سَمِعْت أَحْمَدَ بْنَ يُونُسَ يَقُولُ سَأَلْتُ سُفْيَانَ عَنْ كَبْسِ الْقَتِّ فَقَالَ كَانُوا يَكْرَهُونَ الْحُكْرَةَ وَسَأَلْتُ أَبَا بَكْرِ بْنَ عَيَّاشٍ فَقَالَ اكْبِسْهُ

3448. Abu Daud berkata: Said bin Al Musayyib memonopoli biji-bijian. Aku juga telah mendengar Ahmad bin Yunus berkata, "Aku bertanya kepada Sufyan tentang menyimpan minyak wangi," ia menjawab, "Mereka (para ulama) tidak menyukai monopoli." dan aku bertanya kepada Abu Bakar bin Ayyasy, dia menjawab, "Simpanlah." (Shahih) Maqthu' (terputus sanadnya)