Shahih Sunan Abu Daud Kitab ADAB 109. Bertasbih Ketika Hendak Tidur

Posted by Unknown on Kamis, 09 Mei 2013



حَدَّثَنَا عَلِيٌّ قَالَ شَكَتْ فَاطِمَةُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا تَلْقَى فِي يَدِهَا مِنْ الرَّحَى فَأُتِيَ بِسَبْيٍ فَأَتَتْهُ تَسْأَلُهُ فَلَمْ تَرَهُ فَأَخْبَرَتْ بِذَلِكَ عَائِشَةَ فَلَمَّا جَاءَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرَتْهُ فَأَتَانَا وَقَدْ أَخَذْنَا مَضَاجِعَنَا فَذَهَبْنَا لِنَقُومَ فَقَالَ عَلَى مَكَانِكُمَا فَجَاءَ فَقَعَدَ بَيْنَنَا حَتَّى وَجَدْتُ بَرْدَ قَدَمَيْهِ عَلَى صَدْرِي فَقَالَ أَلَا أَدُلُّكُمَا عَلَى خَيْرٍ مِمَّا سَأَلْتُمَا إِذَا أَخَذْتُمَا مَضَاجِعَكُمَا فَسَبِّحَا ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَاحْمَدَا ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَكَبِّرَا أَرْبَعًا وَثَلَاثِينَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمَا مِنْ خَادِمٍ

5062. Dari Ali RA ia berkata, "Suatu ketika Fathimah mengadu kepada Rasulullah SAW tentang tangannya yang terkilir, tiba-tiba ia dibawakan seorang tawanan, maka Aisyah mendatanginya dan memintanya padahal ia belum pernah melihatnya, maka Aisyah mengabarkan tentang kejadian itu, dan ketika Nabi SAW tiba, Aisyah mengabarkannya, lalu keduanya mendatangi kami yang saat itu sedang tidur, maka kami pun beranjak dan bangun. Rasulullah SAW bersabda, "Tetaplah di tempat kalian' lalu beliau datang dan duduk diantara kami sehingga aku merasakan dinginnya telapak kaki beliau di dadaku, beliau SAW bersabda, 'Maukah kalian aku beri tahu sesuatu yang lebih baik dari yang kalian minta apabila kalian hendak beranjak tidur, bertasbihlah tiga puluh tiga kali, dan ucapkanlah Tahmid tiga puluh tiga kali, dan ucapkanlah takbir empat puluh tiga kali, itu semua lebih baik dari seorang pembantu'. " Shahih: Muttafaq 'Alaih

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَصْلَتَانِ أَوْ خَلَّتَانِ لَا يُحَافِظُ عَلَيْهِمَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ إِلَّا دَخَلَ الْجَنَّةَ هُمَا يَسِيرٌ وَمَنْ يَعْمَلُ بِهِمَا قَلِيلٌ يُسَبِّحُ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ عَشْرًا وَيَحْمَدُ عَشْرًا وَيُكَبِّرُ عَشْرًا فَذَلِكَ خَمْسُونَ وَمِائَةٌ بِاللِّسَانِ وَأَلْفٌ وَخَمْسُ مِائَةٍ فِي الْمِيزَانِ وَيُكَبِّرُ أَرْبَعًا وَثَلَاثِينَ إِذَا أَخَذَ مَضْجَعَهُ وَيَحْمَدُ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَيُسَبِّحُ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ فَذَلِكَ مِائَةٌ بِاللِّسَانِ وَأَلْفٌ فِي الْمِيزَانِ فَلَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْقِدُهَا بِيَدِهِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ هُمَا يَسِيرٌ وَمَنْ يَعْمَلُ بِهِمَا قَلِيلٌ قَالَ يَأْتِي أَحَدَكُمْ يَعْنِي الشَّيْطَانَ فِي مَنَامِهِ فَيُنَوِّمُهُ قَبْلَ أَنْ يَقُولَهُ وَيَأْتِيهِ فِي صَلَاتِهِ فَيُذَكِّرُهُ حَاجَةً قَبْلَ أَنْ يَقُولَهَا

5065. Dari Abdullah bin Amru, dari Nabi SAW bersabda, "Dua sifat —atau— dua tanda, yang apabila dua perkara itu dijaga oleh seorang muslim, maka ia akan masuk surga, dua perkara itu sangatlah mudah akan tetapi yang menjalankannya sedikit, dua perkara itu adalah, ia bertasbih setiap selesai shalat sepuluh kali, mengucapkan tahmid sepuluh kali, dan mengucapkan takbir sepuluh kali, hal itu sama dengan seratus lima puluh di lidah (ucapan) dan seribu lima ratus di timbangan, dan ia mengucapkan takbir sebanyak tiga puluh empat kali apabila ia hendak beranjak tidur, mengucapkan tahmid tiga puluh tiga kali, dan bertasbih tiga puluh tiga kali, itu berarti seratus kali di lidah dan bernilai seribu di timbangan." Aku pernah melihat Rasulullah SAW menghitungnya dengan tangannya, mereka berkata, 'Wahai Rasulullah, mengapa dua perkara itu mudah, akan tetapi sedikit yang menjalankannya?' Rasulullah SAW bersabda, 'Ia datang kepada salah seorang dari kalian yaitu syetan ketika ia hendak beranjak tidur, lalu ia membuatnya tertidur sebelum sempat mengucapkannya, dan ia datang dalam shalatnya maka ia mengingatkannya kepada urusannya sebelum ia mengucapkannya'." Shahih: Ibnu Majah (926), dan kalimat "Menghitung" telah diterangkan pada hadits no. 1502.

عَنْ الْفَضْلِ بْنِ حَسَنٍ الضَّمْرِيِّ أَنَّ ابْنَ أُمِّ الْحَكَمِ أَوْ ضُبَاعَةَ ابْنَتَيْ الزُّبَيْرِ حَدَّثَهُ عَنْ إِحْدَاهُمَا أَنَّهَا قَالَتْ أَصَابَ رَسُولُ اللَّهِ سَبْيًا فَذَهَبْتُ أَنَا وَأُخْتِي فَاطِمَةُ بِنْتُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَشَكَوْنَا إِلَيْهِ مَا نَحْنُ فِيهِ وَسَأَلْنَاهُ أَنْ يَأْمُرَ لَنَا بِشَيْءٍ مِنْ السَّبْيِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَبَقَكُنَّ يَتَامَى بَدْرٍ ثُمَّ ذَكَرَ قِصَّةَ التَّسْبِيحِ قَالَ عَلَى أَثَرِ كُلِّ صَلَاةٍ لَمْ يَذْكُرْ النَّوْمَ

5066. Dari Al Fadhl bin Hasan Adh-Dhamri, bahwa Ibnu Ummu Al Hakam -atau Dhuba'ah dua putri Az-Zubair- meriwayatkan hadits dari salah satunya; bahwa ia berkata, "Rasulullah SAW mendapatkan budak tawanan, maka aku dan saudariku, Fatimah binti Nabi SAW pergi menemui Nabi SAW, lalu kami mengadukan apa yang sedang kami alami, kemudian kami memintanya untuk memerintahkan sesuatu dari budak tawanan itu untuk kami? Maka Rasulullah SAW bersabda, "Kamu telah didahului oleh anak-anak yatim Badar. "Kemudian ia menyebutkan kisah bertasbih... Beliau bersabda, "Setiap selesai melakukan shalat." Namun tidak disebutkan waktu hendak tidur. Shahih: Hadits ini telah dinukil secara sempurna pada hadits no: 2987.